10 Akibat Begadang

| Selasa, 10 Mei 2016

Di era modern seperti sekarang ini, kelihatannya setiap orang memiliki pekerjaan atau pun tugas-tugas lain yang tak ada habisnya. Bahkan beberapa orang menghabiskan waktu seharian hanya untuk bekerja, belajar, ataupun untuk hal-hal lainnya yang menyebabkan dan mengharuskan mereka untuk mengurangi jam tidur malam. Bagi kalangan muda, istilah begadang merupakan hal yang umum dilakukan, mereka menghabiskan waktu sepanjang malam hanya untuk nongkrong atau pun bersenang-senang dipinggir-pinggir jalan, cafe, diskotik, maupun tempat-tempat hiburan lainnya. Lalu apakah anda termasuk dalam kategori tersebut? jika iya, maka Anda harus lebih berhati-hati dan berfikir dua kali untuk menjalani kebiasaan tersebut.
Kebanyakan dari kita belum atau bahkan tidak mau memperdulikan bahaya atau efek samping yang nantinya akan ditimbulkan dari kebiasaan begadang, seperti kesehatan fisik, efisiensi kerja maupun belajar, stres mental, dan kehidupan sosial dengan lingkungan sekitar. Padalah akibat begadang malam hari secara terus menerus sangat buruk bagi kesehatan. Dapat menimbulkan berbagai masalah penyakit yang mematikan.

Akibat Begadang Bagi Kesehatan

Malam seharusnya menjadi waktu untuk tubuh kita beristirahat setelah seharian melakukan aktivitas, seperti bekerja, belajar, maupun aktivitas lainnya. Tidur malam idealnya harus dilakukan selama 8 jam, hal itu bertujuan agar sistem kerja tubuh dapat berjalan maksimal pada keesokan harinya.
 
Mengapa? karena hormon pertumbuhan manusia dan hormon kortek adrenal yang sangat penting untuk menunjang sistem metabolisme tubuh serta perkembangan fungsi otot dihasilkan pada malam hari. Jika seseorang sering begadang sampai larut malam, ini berarti akan mengganggu tubuh kita untuk menghasilkan kedua hormon tersebut,  yang nantinya akan berdampak serius bagi kondisi kesehatan kita, diantaranya :

1. Kelelahan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh
Begadang dapat memicu tubuh dan mental menjadi lelah, hal ini dikarenakan mereka dipaksa bekerja terus menerus tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat yang cukup. Dampak dari kelelahan itu bisa berakibat gangguan kesehatan dan daya tahan tubuh kita akan menurun. Dan hal tersebut akan membuat tubuh kita lebih rentan terhadap penyakit maupun berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu, demam, infeksi paru-paru, infeksi usus, hepatitis, dan lain sebagainya.

2. Sakit Kepala
Kurang tidur yang terus menerus dapat mengakibatkan rusaknya sel otak sehingga dapat menimbulkan gannguan pada kepala, seperti pusing ataupun sakit kepala. Hal ini dikarenakan otak kurang mendapatkan waktu untuk istirahat

3. Peningkatan berat badan
Kurang tidur dapat mengakibatkan terganggunya metabolisme lemak dalam tubuh. Hal ini akan membuat rasa lapar cenderung meningkat, yang akhirnya berdampak pada bertambahnya berat badan.

4. Mempengaruhi Kesuburan
Bagi wanita, begadang dapat mempengaruhi sekresi hormon dan kualitas ovum. Hal ini yang cenderung mempengaruhi siklus menstruasi. Dan bagi pria, begadang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

5. Insomnia
Kebiasaan begadang dapat mempengaruhi jam tidur seseorang. Apabila suatu ketika ia harus atau ingin tidur lebih awal dari biasanya, ia akan kesulitan melakukannya. Hal ini dikarenakan tubuh telah beradaptasi dengan kebiasaan begadang selama ini.

6. Penyakit Jantung dan Stroke
Bahaya akibat tidur larut malam dapat menimbulkan penyakit sangat mematikan. Kurang tidur malam bisa berpengaruh pada kesehatan jantung. Waktu tidur malam yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang berakibat resiko penumpukan plak pada yang menyumbat pembuluh darah manusia menjadi meningkat. Hal ini dikarenakan meningkatkan kadar protein C-kreatif (CPR) dalam tubuh.
Selain itu kurang tidur malam juga mengakibatkan gejala apnea, dimana udara yang masuk kedalam paru-paru saat tidur melalui hidung dan mulut sangat sedikit jumlahnya.

7. Diabetes
Pola tidur berpengaruh pada kadar gula darah, hormon yang mengontrol nafsu makan, bahkan persepsi otak akan makanan berkalori tinggi. Saat tidur, kadar gula tubuh menurun, karena gula dalam tubuh banyak dipakai oleh hati pada proses detoksifikasi. Kurang tidur dapat mengurangi kemampuan sel lemak untuk merespon insulin, hormon yang mengatur metabolisme dan berperan besar pada diabetes. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Orfeu Buxton di Boston’s Brigham dan Women’s Hospital menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam pada malam hari dapat berisiko terkena diabetes tipe-2.


8. Gangguan pada kulit
Kurang tidur malam / begadang dapat menimbulkan kulit pucat, mata bengkak, kulit kusam, garis-garis halus pada wajah dan lingkaran hitam di bawah mata. Hal inii tentu saja dapat mengganggu penampilan anda, bukan?.
Orang yang kurang tidur, tubuhnya akan melepaskan lebih banyak hormon stress atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit, atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis. Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan yaitu hormon yang dapat membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, dan memperkuat tulang.

9. Anemia
Begadang juga dapat menyebabkan anda kekurangan darah atau anemia, hal ini disebabkan karena hormon dan produksi sel darah merah terganggu akibat metabolisme tubuh yang tidak seimbang.

10. Masuk Angin
Begadang juga dapat membuat anda terkena masuk angin, gejala masuk angin karena begadang sangat khas yaitu akan timbul keringat dingin.
Bahaya begadang mungkin meningkat ketika anda mengkonsumsi makanan berat karena bahaya makan malam sebelum tidur dapat membuat anda berusia pendek.



Sumber : http://halosehat.com/gaya-hidup/gaya-hidup-buruk/30-akibat-begadang-malam-terus-menerus-bagi-kesehatan

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲